Wallpaper ?Si penghidup suasana ruang?

Banyak alasan orang untuk melapisi dinding rumahnya dengan kertas pelapis dinding alias wallpaper. Salah satunya, untuk mendapatkan kesan dinding yang lebih ekspresif. Corak, motif, dan warna wallpaper sangat beragam sehingga membuat dinding terlihat lebih hidup.

Dari segi harga, bedanya tidak terlalu signifikan dibanding dengan harga cat tembok. Tetapi, kesan yang ditampilkan lebih baik dibanding cat tembok yang cenderung monoton.

Selain itu, wallpaper juga memiliki fungsi yaitu menutupi retak-retak rambut di dinding, yang tidak bisa dilakukan oleh cat dinding biasa.

Dari semua keuntungan di atas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih wallpaper :

1. Analisa ruangan yang akan anda beri wallpaper, pertimbangkan ukuran dinding, posisi furniture, gaya arsitektur keseluruhan dari rumah anda, hingga usia rumah anda.

2. Sesuaikan warna dan corak wallpaper antar ruangan agar serasi. Selain itu, pastikan untuk membeli gulungan wallpaper yang sejenis dalam jumlah yang pas agar tidak terjadi tambal sulam dengan corak yang berbeda.

3. Pilih wallpaper yang pencair tinta atau lapisannya berbahan dasar waterbase (bahan dasar air). Jadi, meskipun dipasang di kamar anak-anak, tidak berbahaya dan aman dipegang.

4. Bandingkan dengan wallpaper lain di beberapa tempat atau lihat di beberapa situs internet.

5 Bersihkan dinding dari paku, amplas permukaan dinding, tambal lubang-lubang pada dinding sampai rata. Kalau dinding baru, biarkan keringatan dulu (atau berembun). Biasanya dinding baru disiram air beberapa kali agar berembun. Selain hasilnya bagus, juga untuk meminimalis retak rambut. Untuk dinding yang kering dan rata tak perlu diplamir dulu, kecuali wallpaper produk China, dindingnya harus diplamir dulu.

6. Dalam pemasangan sebaiknya memakai tukang agar hasilnya optimal supaya tidak menggelembung atau garis pemisahnya tidak kelihatan.

7. Wallpaper yang tahan lama sangat tergantung pemasangan. Jangan sampai terkena rembesan/bocoran air karena lama-lama bisa mengelupas.



Komentar

Leave a Reply