Rumah Prisma (terbangun)

Hunian yang berlokasi di kawasan rumah elite di Sidoarjo jawa Timur ini sengaja tampil tidak biasa… rumah dua lantai yang yang menempati dua kavling tanah, berada di lahan pojok bertepatan dengan arah masuk gerbang perumahan yang bersistem cluster. berawal dari keinginan pemilik rumah sebagai eksekutif muda, memimpikan rumah yang sesuai dengan semangat pemuda yang enerjik. tampil elegan namun tetap menimbukan kesan minimalis. ornamen yang detail sama sekali tidak ditonjolkan pada tampilan keseluruhan Arsitekturnya. sebaliknya gubahan geometri solidlah yang mendominasi tampang bangunan.

History

Rumah ini awalnya merupakan 2 unit rumah tipikal perumahan yang berlanggam klasik, pemiliknya meminta untuk didesainkan sebuah tampilan baru yang ?totally different? tampang depannya. Setelah mengalami beberapa diskusi dengan owner, dapat disimpulkan bahwa owner menginginkan rumah minimalis yang sesuai dengan semangat? jiwa yang muda. Tembok pemisah dua rumah juga dilebur menjadi satu dengan penambahan struktur penguat? tentunya.

pemilihan konsep minimalis sendiri lebih kepada filosofi gaya hidup yang diinginkan, karena pemilik sendiri ingin rumah yang bersih tanpa banyak barang di dalamnya. tampilan luar pun tidak menggunakan warna yang menyolok, dipilih hitam dan putih sebagai warna dasar. warna hitam yang terkesan berat dengan tampilannya yang berupa batu alam andesit diletakkan di bagian bawah sebagai efek pemberat.

pengolahan desain lighting sengaja dioptimalkan dengan desain yang serius mengingat pengguna rumah ini seringkali pulang ke rumah menjelang senja. rumah harus tampil? dengan lighting yang bagus. bagian yang bertektstur kasar berupa permainan maju mundur dari batu alam disorot lampu kuning untuk menciptakan dramatisasi bayangan yang menimpa tekstur tersebut.

secara keseluruhan gubahan geometri diarahkan untuk membentuk image sebuah kumpulan prisma yang di potong dengan prisma pula.

-Imelda Akmal- ? Contemporary Surabaya Architecture Vol.1
“Tak banyak desain rumah dua kaveling yang berhasil tampil menarik dan nyaman. Kehadiran rumah prisma seolah ?mendobrak tampilan monoton sistem cluster dengan fasade geometris prisma segiempat. Sang desainer melakukan hal yang berani, bukannya menghancurkan rumah yang sudah ada, namun justru menyatukan dengan fasade baru. Caranya dengan menjebol dinding antara dua rumah. Hasilnya, rumah ini tampil proporsional.

Balutan batu andesit pada dinding, pemilihan warna putih untuk fasade, serta keberadaan dek kantilever merupakan kombinasi yang sangat mencolok namun memberi nuansa elegan bagi tampilan rumah ini. Penataan interior rumah menggunakan pola geometris yang meruakan benang merah konsep fasade bangunan.Konsep ini juga diterapkan pada desain furnitur dengan garis tegas dan kombinasi warna putih, hitam, serta abu-abu.

Pemilik rumah menyukai ruang dalam yang bersih dengan sedikit furnitur. Aksentuasi interior tampak pada penggunaan wallpaper di beberapa ruang yang membutuhkan suasana tertentu, seperti ruang keluarga, ruang tamu, ruang makan, serta kamar tidur utama. Pencahayaan sebagai ornamen pelengkap juga diterapkan pada dapur dengan nuansa biru dan ruang keluarga dalam nuansa kuning. trik-trik tersebut berhasil menghadirkan suasana berbeda pada rumah yang minim ornamen ini.”


2 Komentar

  1. iki iyo apik tenan..mas..

  2. Designnya bagus-bagus, sangat menginspirasi, jadi pingin renovasi rumah.

Leave a Reply to roni